Makalah Perbandingan Pendidikan di Negara Spanyol

 

MAKALAH

Untuk Memenuhi Tugas Kuliah

 “Perbandingan Pendidikan”

Judul

Sistem Pendidikan Di Spanyol

Dosen Pengampu: Dr. Nur Habibullah S. Pd.I, M. Pd.I

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

Di Susun Oleh

Saimullah (18.11.2396)

 

 

 

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AN-NADWAH

KUALA TUNGKAL

2020/2021

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT kerena atas berkat limpahan nikmatNYA sehingga kami bisa menyusun dan menyelesaikan makalah ini. Sholawat serta salam tak lupa semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, karena beliaulah satu-satunya nabi yang membawa umat manusia dari zaman jahiliah menuju ke zaman islamiah.

Dalam makalah ini kami akan membahas tentangSidtem Pendidikan Di Spanyolkami akan memberikan pemaparan mengenai hal tersebut secara lebih dalam. Makalah ini terbagi dalam tiga bagian besar.Pertama, bagian pendahuluan yang menjadi pengantar sekaligus pemaparan keseluruhan arah dari makalah ini.Kedua, bagian pembahasan atau isi. Pada bagian ini kami akan memaparkan penjelasan mengenai bunga bank dalam pandangan Islam. Ketiga, bagian penutup yang akan menyimpulkan secara singkat, padat, dan jelas keseluruhan tulisan ini.

Demikian pengantar dari kami, kemi mengharapkan saran dan kritikan yang membangun untuk makalah ini.Untuk perbaikan makalah kami kedepannya Karena makalah ini sangatlah banyak kekurangan.Terimakasih.

Kuala Tungkal, Juli 2021

Penulis

                                                                                               

                                                                                               

 

 

 

ii

 
 

 


DAFTAR ISI

 

HALAMAN JUDUL................................................................................................

KATA PENGANTAR..............................................................................................

DAFTAR ISI.............................................................................................................

BAB I      PENDAHULUAN

  A.   Latar Belakang...................................................................................

B.   Rumusan Masalah...............................................................................

  C.  Tujuan Penulisan.................................................................................

BAB II     PEMBAHASAN

                 A.Pengertiaan Pendidikan Nasional

B.  Sistem Pendidikan Di Spanyol

BAB III  PENUTUP

                 A.   Kesimpulan .......................................................................................

 DAFTAR PUSTAKA.

 

 

 

iii

 
 

 


BAB I

PENDAHULUAN

A       Latar Belakang Masalah

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuanketerampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak.[1] Etimologi kata pendidikan itu sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang.

Sebuah hak atas pendidikan telah diakui oleh beberapa pemerintah. Pada tingkat global, Pasal 13 Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya mengakui hak setiap orang atas pendidikan.[2] Meskipun pendidikan adalah wajib di sebagian besar tempat sampai usia tertentu, bentuk pendidikan dengan hadir di sekolah sering tidak dilakukan, dan sebagian kecil orang tua memilih untuk pendidikan home-schooling, e-learning atau yang serupa untuk anak-anak mereka.

 

B.       Rumusan Masalah

a.         Pengertian Pendidikan Nasional

b.        Jelaskan Sistem Pendidikan Di Spanyol

C.       Tujuan Penulisan

a.         Mengetahui apa pengertian Pendidikan Nasional

b.        Untuk mengetahui Sistem Pendidikan Di Spanyol

 

 

 

BAb II

PEMBAHASAN

 

A.    Sistem Pendidikan Nasional

Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan sesorang. Pendidikan lah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Walaupun tidak semua orang berpendapat seperti itu, namun pendidikan tetaplah menjadi kebutuhan manusia nomor wahid. Bakat dan keahlian seseorang akan terbentuk dan terasah melalui pendidikan. Pendidikan juga umumnya dijadikan tolak ukur kualitas setiap orang.

1. Pengertian Pendidikan

Dalam bahasa Inggris pendidikan berarti education. Sedangkan dalam bahasa latin berarti educatum yang berasal dari kata E dan Duco, E berarti perkembangan dari luar dari dalam ataupun perkembangan dari sedikit menuju banyak, sedangkan Duco berarti sedang berkembang. Dari sinilah, pendidikan bisa juga disebut sebagai upaya guna mengembangkan kemampuan diri. Menurut Wikipedia, pendidikan ialah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, serta kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi selanjutnya melalui pengajaran, penelitian serta pelatihan. Sedangkan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pendidikan ialah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang ataupun kelompok dalam upaya mendewasakan manusia melalui sebuah pengajaran maupun pelatihan.

 

Berikut pengertian pendidikan menurut para ahli Pendidikan

:

Ki Hajar Dewantara, ia mengemukakan bahwa pengertian pendidikan ialah tuntunan tumbuh dan berkembangnya anak. Artinya, pendidikan merupakan upaya untuk menuntun kekuatan kodrat pada diri setiap anak agar mereka mampu tumbuh dan berkembang sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat yang bisa mencapai keselamatan dan kebahagiaan dalam hidup mereka.

1.   Ahmad D. Rimba, pendidikan ialah bimbingan yang dilakukan secara sadar oleh pendidik kepada peserta didik dengan tujuan membentuk kepribadian yang utama secara jasmani dan rohani.

  1. Martinus Jan Langeveld, pendidikan ialah upaya untuk membantu peserta didik agar mereka mampu mengerjakan tugas kehidupan secara mandiri dan bertanggung jawab secara oral dan susila. Dalam hal ini, pendidikan juga diartikan sebagai upaya untuk membangun anak agar lebih dewasa.
  2. Carter V. Good, pendidikan ialah sebuah upaya untuk mengembangkan kecakapan individu, baik secara sikap maupun prilaku dalam bermasyarakat. Dengan kata lain, pendidikan adalah proses sosial di mana lingkungan yang teroganisir seperti sekolah dan rumah, mampu mempengaruhi seseorang untuk mengembangkan kecakapan sikap dan prilaku dalam diri sendiri dan bermasyarakat.
  3. H. H. Horne, pendidikan ialah sebuah alat di mana komunitas sosial mampu melanjutkan keberadaan dalam mempengaruhi diri sendiri dan mempertahankan idealisme.
  4. Stella Van Petten Henderson, pendidikan ialah sebuah kombinasi antara pertumbuhan dan pengembangan diri serta warisan sosial.
  5. Gunning dan Kohnstamm, pendidikan ialah sebuah proses pembentukan dan pembangunan hati nurani, di mana seseorang mampu membentuk serta menentukan diri secara etis berdasarkan hati nurani.

 

Pendidikan juga bisa dijalani melalui 2 hal yakni pendidikan formal dan non formal.

  1. Pendidikan formal ialah pendidikan yang bisa didapat dengan mengikuti kegiatan atau program pendidikan yang terstruktur serta terencana oleh badan pemerintahan misalnya melalui sekolah ataupun universitas

 

  1. Pendidikan non formal ialah pendidikan yang bisa didapat melalui aktivitas kehidupan sehari-hari yang tak terikat oleh lembaga bentukan pemerintahan, misalnya belajar melalui pengalaman, belajar sendiri melalui buku bacaan serta belajar melalui pengalaman orang lain.

2.      Tujuan Pendidikan

Di dalam UU. No. 20 Tahun 2003 Tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 disebutkan tentang tujuan pendidikan yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis juga bertanggung jawab.

 

3.      Fungsi Pendidikan

Menurut pendapat Horton dan Hunt, lembaga pendidikan berkaitan dengan fungsi yang nyata (manifest) yakni sebagai berikut:

 

.        Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah.

·        Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan pribadi dan bagi kepentingan masyarakat.

·         Melestarikan kebudayaan.

·         Menanamkan keterampilan yang perlu bagi partisipasi dalam demokrasi.

 

Fungsi lain dari lembaga pendidikan adalah sebagai berikut.

  • Mengurangi pengendalian orang tua terhadap anak-anaknya. Melalui pendidikan, sekolah orang tua melimpahkan tugas serta wewenangnya dalam mendidik anak kepada pihak sekolah.
  • Menyediakan sarana untuk pembangkangan. Sekolah mempunyai potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah serta masyarakat tentang sesuatu hal, seperti pendidikan seks serta sikap terbuka.
  • Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan sekolah diharapkan bisa mensosialisasikan kepada anak-anak didiknya guna menerima perbedaan prestise, privilise, serta status yang ada dalam masyarakat. Sekolah pun diharapkan menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi ataupun paling tidak sesuai dengan status orang tuanya.
  • Memperpanjang masa remaja. Pendidikan sekolah bisa pula memperlambat masa dewasa seseorang sebab siswa masih tergantung secara ekonomi kepada orang tuanya.

 Menurut David Popenoe, ada empat macam fungsi pendidikan yakni sebagai berikut:

·         Transmisi (pemindahan) kebudayaan.

·         Memilih dan mengajarkan peranan sosial.

·         Menjamin integrasi sosial.

·         Sekolah mengajarkan corak kepribadian.

·         Sumber inovasi sosial.

 

 

 

B.     Sistem Pendidikan Di Spanyol

Sebelum pendidikan tinggi, sistem pendidikan akan dibagi menjadi 4 tingkatan:

·         Prasekolah (Educación Infantil, segundo ciclo) – untuk usia 3 sampai 6 tahun

·         Sekolah Dasar (Educación Primaria) – enam tahun – untuk usia 6 sampai 12 tahun

·         Sekolah Wajib Menengah (Educación Secundaria Obligatoria) – empat tahun – untuk usia 12 sampai 16 tahun

·         Pendidikan pasca-wajib (Bachillerato) – dua tahun – untuk usia 16 hingga 18 tahun

Anak berusia 3 hingga 6 tahun di Spanyol mempunyai pilihan untuk berpendidikan di prasekolah (infantil atau terkenal sebagai preescolar), dimana prasekolah tidak wajib dan gratis untuk semua siswa. Ini bisa dianggap sebagai bagian integral sistem pendidikan dengan kelas untuk anak usia pertumbuhan di hampir semua SD. Di sana juga ada beberapa kelompok bermain (Colegios Infantiles).

Anak (orang tua dapat memilih mereka sebaiknya) bisa mendaftar di prasekolah (Educación Infantil) pada musim gugur pada tahun ajaran bersangkutan jika anak telah berusia tiga tahun. Mengikuti pola ini, usia yang diberikan di sini sesuai dengan fase yang berbeda pada usia anak pada tahun itu dimana tahun ajaran baru dimulai. Kelompok umurnya inklusif: 3 sampai 5 tahun, berarti 3 tahun.

Siswa berusia 6 sampai 16 tahun di Spanyol mulai memasuki usia SD (colegio) dan menengah (instituto), dimana keduanya adalah wajib dan (seperti prasekolah) gratis. Siswa yang sukses akan diberi sertifikat Sekolah Menengah, dimana sertifikat tersebut dibutuhkan untuk mendaftar di pendidikan pasca-wajib (terkenal sebagai Bachillerato), untuk nantinya di Universitas atau Sekolah Kejuruan (Formación Profesional). Setelah siswa menyelesaikan Bachillerato, siswa dapat mengikuti Seleksi Masuk Perguruan Tinggi (Pruebas de Acceso a la Universidad, populer sebagai Selectividad), dimana setiap region memiliki sistem yang berbeda. Sekolah Wajib Menengah juga disingkat sebagai ESO yang memiliki kepanjangan Educación Secundaria Obligatoria.

1. Sekolah Dasar.

Tersusun dari siklus dua tahunan:

·         Siklus Pertama (usia 6 sampai 8 tahun)

·         Siklus Kedua (usia 8 sampai 10 tahun)

·         Siklus Ketiga (usia 10 sampai 12 tahun)

2. Sekolah Menengah Wajib (Educación Secundaria Obligatoria atau ESO) tersusun dari siklus dua tahunan yang terdiri dari dua tahun ajaran (total empat tahun)

·         Siklus Pertama (usia 12 sampai 14 tahun)

·         Siklus Kedua (usia 14 sampai 16 tahun)

Setelah menyelesaikan ESO, siswa memiliki pilihan kelanjutan, termasuk:

·         Sarjana Muda (diploma pasca-wajib)

·         Sekolah Kejuruan

·         Kerja (jika memungkinkan kerja sejak usia 16 tahun)

3.    Sarjana Muda

Program Sarjana Muda adalah pendidikan setelah usia 16 tahun, sebanding dengan Level A di Britania RayaSarjana Muda (Prancis) di Prancis, atau Sarjana Muda Internasional.

Terdiri dari dua bagian, kurikulum inti dengan mata pelajaran wajib, dan bagian spesial dengan cabang praseleksi yang harus dipilih. Kurikulum inti sebagai berikut:

·         Bahasa dan Literatur Spanyol: tahun pertama dan kedua

·         Bahasa resmi lain (Bahasa Katalan, Basque, atau Galicia): tahun pertama dan kedua

·         Bahasa asing pertama (Bahasa Inggris, Prancis, Jerman, atau Italia): tahun pertama dan kedua

·         Filosofi: tahun pertama dan kedua

·         Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: hanya tahun pertama

·         Sejarah (Spanyol): hanya tahun kedua

·         Pilihan (bahasa asing kedua, psikologi, Teknologi Informasi dan Komunikasi, dan lain-lain): tahun pertama dan kedua

·         Agama: hanya tahun pertama (opsional)

Bagian spesialis memiliki lebih dari empat mata pelajaran (tergantung cabang yang dipilih):

·         Kesenian

o    Sejarah seni

o    Volume (seni pahat)

o    Warna (melukis)

·         Ilmu Pengetahuan Alam dan Kesehatan:

o    Biologi

o    Kimia

o    Fisika, Kebumian, atau Matematika

·         Sains & Teknik

o    Fisika

o    Matematika

o    Kimia

o    Penggambaran Teknik

·         Ilmu Pengetahuan Sosial

o    Matematika Terapan

o    Ekonomi

o    Geografi

o    Sejarah Dunia (hanya tahun pertama)

·         Kemanusiaan

o    Bahasa Latin

o    Bahasa Yunani

o    Sejarah seni/literatur

o    Sejarah Dunia (hanya tahun keempat)

Pada masa sarjana, beberapa jurusan memiliki berbagai persyaratan cabang (seperti ilmu kedokteran, ilmu teknik, hukum, dan lain-lain) dan beberapa jurusan juga menerima siswa dari berbagai cabang, seperti Bahasa, Sosial, Ilmu Pengetahuan Alam, atau Pariwisata.

-Sekolah Kejuruan

Sekolah kejuruan merupakan pilihan selanjutnya setelah ESO atau setelah program Sarjana Muda. Terdiri dari dua program: Siklus Pelatihan Kelas Menengah (Ciclos Formativos de Grado Medio), dimana sertifikat kelulusan ESO dibutuhkan, dan Siklus Pelatihan Kelas Atas (Ciclos Formativos de grado Superior), dimana syarat utamanya adalah sertifikat Sarjana Muda dibutuhkan. Setelah menyelesaikan siklus pelatihan kelas atas, siswa dapat masuk Universitas secara langsung dengan jurusan yang berkaitan.

-Ketentuan Dan Biaya

Sekolah di Spanyol dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis:

·         Sekolah negeri (Colegios Publicos)

·         Sekolah swasta (masih dibiayai pemerintah) (Colegios Concertados)

·         Sekolah swasta murni (Colegios Privados)

Berdasarkan rangkuman tahun ajaran 2008-2009[1] dari kementerian terkait, orang tua yang menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri berjumlah 67,4%, swasta tetapi dibiayai pemerintah berjumlah 26,0%, sedangkan yang sekolah di sekolah swasta murni berjumlah 6,6%.

Semua pendidikan non-universitas gratis di Spanyol, tetapi orang tua harus membeli buku dan peralatan belajar siswa. Biasanya kondisi ini juga dialami sekolah swasta yang masih dibiayai pemerintah. Banyak sekolah merupakan colegios concertados – dibiayai pemerintah sampai ESO tetapi merupakan sekolah swasta murni saat memasuki jenjang Sarjana Muda. Penurunan jumlah murid di educación concertado sesuai dengan meningkatnya sekolah swasta murni untuk program Sarjana Muda.[1]

Terdapat juga sekolah swasta untuk semua jenjang pendidikan, tetapi orang tua harus membayar uang sekolah anaknya secara bulanan/jangka waktu tertentu/tahunan. Banyak di antara sekolah swasta ini dikelola oleh organisasi agama, juga ada sekolah yang hanya untuk satu jenis kelamin saja.

Sekolah mengirimkan apa saja yang dibutuhkan siswa pada awal tahun ajaran baru, dimana mengikutsertakan perlengkapan untuk pelajaran keterampilan, juga halnya dengan buku pelajaran. Biaya minimum per siswa adalah sekitar 90 pounds (GBP) tetapi di beberapa region, pemerintah memberikan ganti-rugi untuk pengeluaran mereka di toko-toko buku secara gratis, diadaptasi pada tahun 2006 di berbagai daerah, contoh Andalucia, dimana siswa berusia 3 hingga 10 tahun akan mendapatkan buku pelajaran secara gratis, pada tahun setelahnya akan diganti untuk semua usia wajib belajar. Seragam tidak biasanya dipakai di sekolah negeri, tetapi sering dipakai di sekolah swasta.

Penerimaan Sekolah Baru Dipublik

Berdasarkan Pasal 84 dari hukum yang mengatur,[2] mendefinisikan prinsip-prinsip yang harus diterapkan dalam penerimaan siswa baru di sekolah-sekolah publik. Keterangan dari implementasi prinsip-prinsip tersebut bermacam-macam dari komunitas ke komunitas.

Comunidad de Madrid

Di wilayah ini, banyak sistem pendaftaran yang sama pada proses penerimaan untuk sekolah yang didanai negara, baik colegios publicos dan colegios concertados. Di sini, prosedur penerimaan siswa yang ingin bergabung dengan sekolah di musim gugur dilakukan pada musim semi tahun tersebut.

Orangtua dapat memilih sekolah yang mereka inginkan untuk mendaftarkan anaknya. Tidak biasa ditemukan ketidakcukupan tempat di sekolah yang populer untuk semua siswa yang sudah mendaftar. Di beberapa kasus, tempat dapat dialokasikan berdasarkan definisi kriteria penerimaan secara ketat sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran IX untuk menetapkan urutan proses.[3]

Extremadura

Keputusan yang mengatur proses yang sama di Extremadura [4] termasuk kriteria penerimaan yang tersusun dalam cara yang sama tetapi agak sedikit berbeda dalam pengalokasian poin, termasuk yang rumahnya dekat sekolah.

Andalucia

Sebuah Keputusan analog untuk tahun 2007 mengatur proses yang sama di Andalusia,[5] termasuk berbeda lagi dalam cara mengalokasikan poin.

Kalender Pendidikan

Hampir sama dengan kalender pendidikan yang berlaku di Inggris, tetapi memiliki libur Natal lebih pendek (23 Desember sampai 8 Januari) dan libur Paskah satu minggu (semana santa), dan memiliki libur lebih panjang di musim panas (biasanya pada 15 Juni sampai 15 September.[butuh rujukan] Pada tahun 2005, libur musim panas berlangsung pada tanggal 22 Juni sampai tanggal 1 atau 15 September, tergantung dari setiap region. Libur tengah semester yang berlaku di Inggris tidak berlaku, tetapi sering kali kegiatan belajar-mengajar diliburkan bila ada akhir minggu panjang yang berkaitan dengan hari besar agama dan nasional.

Penghargaan Sarjana Muda

Setiap tahunnya, akan diberikan penghargaan untuk Sarjana Muda terbaik:

·         Sarjana Muda Luar Biasa: Pada akhir program Sarjana Muda, siswa yang memiliki nilai rata-rata di atas 87,5% akan mengikuti ujian spesial, dimana ada satu dari 30 siswa yang akan mengikuti ujian tersebut, mendapatkan penghargaan ini.

·         Sarjana Muda Nasional: Setiap siswa yang mendapatkan penghargaan Sarjana Muda Luar Biasa, kembali mengikuti ujian, dimana 15 siswa terbaik nasional akan mendapatkan penghargaan tingkat nasional, dimana termasuk beasiswa

Universitas

Jurusan pascasarjana adalah sarjana Master (Máster), dan gelar Doktoral (Doctorado). Akses untuk mendapatkan gelar itu ditentukan oleh setiap universitas, melalui Komisi Kedokteran. Sangat dibutuhkan untuk belajar di jurusan, arsitektur, atau teknik.

Beberapa jurusan tidak memiliki aturan resmi dan memiliki gelar tidak resmi, hanya diakui oleh universitas yang memberikannya. Pelajaran ini memiliki struktur yang sama seperti yang telah diatur.

 

·          

 


 

BAB III

PENUTUP

 

1.      Kesimpulan

 

Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan sesorang. Pendidikan lah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Walaupun tidak semua orang berpendapat seperti itu, namun pendidikan tetaplah menjadi kebutuhan manusia nomor wahid. Bakat dan keahlian seseorang akan terbentuk dan terasah melalui pendidikan. Pendidikan juga umumnya dijadikan tolak ukur kualitas setiap orang.

 

Sebelum pendidikan tinggi, sistem pendidikan di spanyol akan dibagi menjadi 4 tingkatan:

      • Prasekolah (Educación Infantil, segundo ciclo) – untuk usia 3 sampai 6 tahun
      • Sekolah Dasar (Educación Primaria) – enam tahun – untuk usia 6 sampai 12 tahun
      • Sekolah Wajib Menengah (Educación Secundaria Obligatoria) – empat tahun – untuk usia 12 sampai 16 tahun
      • Pendidikan pasca-wajib (Bachillerato) – dua tahun – untuk usia 16 hingga 18 tahun

 

2.      Kritik Dan Saran

 

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini banyak terdapat kekurangan. Oleh karena itu, penulis mohon Kritik dan saran yang membangun kepada pembaca agar  kedepannya bisa membuat karya ilmiah yang lebih baik lagi.

 

 

 

 

 

 

 

 


 

DAFTAR PUSTAKA

1.       Data and Numbers for the year 2008-2009 Diarsipkan 2009-12-24 di Wayback Machine. p4, retrieved 25th Feb 2009, Kementerian Pendidikan, Sosial, dan Olahraga

2.       La Ley Orgánica 2/2006, retrieved 23rd September 2009

Annexes to Order Establishing Admisions Process. Diarsipkan 2012-02-29 di Wayback Machine., see Annex IX for criteria for allocating places, retrieved 17th May 2009, The 'Consejeria de Educacion' of the Comunidad de Madrid

3.       Decree 42/2007 - Extremadura., lihat Lampiran (jika itu hanya satu) 'CRITERIOS DE PRIORIDAD PARA LA ADMISIÓN DE ALUMNOS', retrieved 17th May 2009, Boletin Oficial del Estado - Extremadura

4.      ^ Decrehie -----/2007, of the 20th February - Andalucia.[pranala nonaktif permanen], retrieved 23rd Feb 2010

 

Komentar

Posting Komentar